Kepala Desa dan Perangkat Se-Kecamatan Tunjungan Gelar ‘Sinau Bareng’ di Kalurahan Srimulyo, Bantul, Untuk Tingkatkan Layanan Informasi Publik

RADARBLORA.COM,Kepala Desa dan Perangkat se-Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, menyelenggarakan kunjungan kerja bertajuk ‘Sinau Bareng’ di Kalurahan Srimulyo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat 28 November 2025. Kegiatan ini bertujuan untukmempelajari penguatan tata kelola pemerintahan desa, khususnya dalam hal transparansi dan kualitas layanan informasi publik.

Bacaan Lainnya
Yuk pasang Iklan

Acara yang dihadiri oleh Forkompincam Tunjungan, Kepala Desa, serta perangkat desa se-Kecamatan Tunjungan ini mendapat sambutan hangat dari Kalurahan Srimulyo Bantul Jogja.

Dalam sambutannya, Camat Tunjungan, Lusiana menyampaikan apresiasi atas penerimaan dari Kalurahan Srimulyo. Ia mengakui reputasi Srimulyo yang telah dikenal luas karena pengelolaan digital dan pelayanan masyarakat yang excellent, serta segudang penghargaannya.

“Kegiatan kunjungan ini merupakan bagian dari upaya belajar untuk memperkuat Pemerintahan Desa, dalam menjalankan transparansi pelayanan publik sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola informasi,” ujar Lusiana, menekankan pentingnya introspeksi dan belajar dari daerah yang lebih maju.

Sinau Bareng, Bukan Studi Tiru.
Nurjayanto, S.T, selaku Pelaksana Tugas (PLT) Kalurahan Srimulyo, menegaskan bahwa semangat pertukaran ini adalah ‘Sinau Bareng’ (belajar bersama), bukan sekadar ‘studi tiru’, untuk menciptakan nuansa yang lebih bersahabat. Ia menjelaskan bahwa Srimulyo berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan dan tengah berupaya menjadi badan publik yang informatif.

“Kegiatan ini adalah salah satu bentuk komitmen kami dalam meningkatkan keterbukaan informasi. Tahun sebelumnya Srimulyo sudah meraih nilai 95 di tingkat Kabupaten Bantul, dan kami berharap melalui sinau bareng ini, kualitas layanan informasi publik dapat meningkat lebih baik lagi,” papar Nurjayanto.

Belajar dari yang Terbaik.
Nurjayanto juga mengungkapkan alasan dipilihnya Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bantul sebagai narasumber, yaitu karena prestasinya yang gemilang sebagai badan publik dengan nilai tertinggi, yakni 98.

“Tentu ini menjadi motivasi bagi Pemdes Se-Kecamatan Tunjungan untuk belajar dan meniru praktik terbaik mereka agar ke depan desa-desa di Kecamatan Tunjungan bisa menyusul dengan nilai terbaik,” tambahnya.

Pada sesi pemaparan, perwakilan BPS Kabupaten Bantul membagikan ‘Best Practice’ mereka dalam mewujudkan layanan informasi prima. Materi yang disampaikan mencakup penerapan standar layanan informasi, pembangunan kanal pelayanan yang user-friendly, hingga strategi internal untuk memperkuat budaya transparansi melalui edukasi rutin pegawai.

Komitmen Dukungan dan Tindak Lanjut.
Antusiasme peserta terlihat jelas dari Achmad Hanafi, Staf Administrasi Pemerintahan Kecamatan Tunjungan, menekankan bahwa keterbukaan informasi harus dijalankan secara konsisten sebagai budaya, bukan hanya saat penilaian.

“Saya siap membantu biaya anggaran bila Bu Camat siap mendukung penuh, meminta Kalurahan Srimulyo jadi mentor. Kegiatan langsung pemdes se-Kecamatan Tunjungan harus dalam bentuk sinau nyata serta praktek langsung, bukan cuma edukasi, agar desa-desa di Kecamatan Tunjungan maju dan bisa menjadi contoh bagi lainnya,” tegasnya.

Menutup acara, Siswadi, selaku Ketua Praja, berharap ‘Sinau Bareng’ ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan informasi dan memperkuat kemajuan desa menuju desa yang transparan, akuntabel, dan responsif.

“Semoga ke depan kita bisa lebih semangat untuk mewujudkan desa yang lebih maju dan lebih baik,” pungkasnya.

Kegiatan ini menandai komitmen kuat Pemerintah Kecamatan Tunjungan untuk membawa perubahan signifikan dalam tata kelola informasi publik, dengan menjadikan praktik terbaik dari Bantul sebagai peta jalan menuju kemajuan. (RB)

Pos terkait

Yuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *