Segera Tersambung! Jembatan Aramco Progres 60 Persen, Ubah Nasib 1.200 Warga Tiga Desa yang Terbelenggu Jalan Rusak

RADARBLORA.COM,Pembangunan Jembatan Aramco di Dukuh Sambongwangan, Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, memasuki tahap krusial. Hingga kini, realisasi fisik jembatan strategis ini telah mencapai 60 persen dan ditargetkan segera tuntas.

Bacaan Lainnya
Yuk pasang Iklan

Jembatan sepanjang 28 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 3,5 meter ini dibangun melintasi Sungai Sambongwangan, tepat di bawah bekas jembatan lori peninggalan Belanda yang telah lama runtuh dan tak berfungsi.

Akses Selama Ini Berbahaya dan Memutar Jauh.

Danramil 09/Randublatung, Kapten Kav Teguh Linarto, menegaskan bahwa jembatan ini bukan sekadar infrastruktur biasa, melainkan nyawa baru bagi konektivitas tiga desa.

“Jembatan ini akan menghubungkan Desa Sambongwangan, Desa Gembyungan, dan Desa Kepoh. Selama ini warga terpaksa memutar jauh atau nekat melewati jalur ekstrem yang membahayakan keselamatan,” tegasnya, Rabu (26/2/2025).

Setidaknya 1.200 jiwa akan langsung merasakan manfaatnya, termasuk anak sekolah, petani, dan pelaku usaha kecil yang selama ini terisolasi.

Dikerjakan TNI dan Warga, Fokus Ketahanan Struktur.

Pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara personel TNI dan masyarakat setempat. Saat ini, tim fokus pada penguatan struktur dasar agar jembatan kokoh dan tahan terhadap luapan air sungai saat musim hujan.

“Ini bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami pastikan jembatan ini aman dan tahan lama,” ujar Kapten Teguh.

Harapan: Ekonomi dan Mobilitas Warga Melonjak.

Dengan rampungnya Jembatan Aramco, aktivitas warga lintas desa diprediksi akan jauh lebih cepat, aman, dan efisien. Kapten Teguh optimistis roda ekonomi di ketiga desa bakal bergerak lebih lancar.

“Anak-anak sekolah tak perlu lagi takut menyeberang. Petani bisa mengangkut hasil panen tanpa kendala. Ini percepatan pembangunan desa yang sesungguhnya,” pungkasnya.

Warga Sambut Antusias.

Kasbun, warga Sambongwangan, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. “Kami sangat antusias! Selama ini kami terhambat. Dengan jembatan ini, mobilitas jadi mudah, apalagi buat anak sekolah dan petani bawa hasil panen,” ujarnya penuh harap. (RB)

Pos terkait

Yuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *