Resmi Ditutup, TMMD Sengkuyung Blora Tuntas 100 Persen, Bupati dan Forkopimda Tinjau Langsung Hasilnya

RADARBLORA.COM,- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 resmi ditutup di Desa Gembyungan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Kamis 13 Agustus 2026. Penutupan program yang berlangsung selama satu bulan penuh ini ditandai dengan penyerahan simbolis peralatan kerja, penandatanganan berita acara serah terima, serta pemukulan kentongan bersama oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Blora.

Bacaan Lainnya
Yuk pasang Iklan

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora, Letkol Kav Yudhy Agus Setiyanto, S.Sos., yang bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” ini dihadiri oleh Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., serta jajaran Forkopimda, TNI-Polri, dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam amanat tertulis Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., yang dibacakan oleh Dandim, disampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah yang telah bersinergi selama pelaksanaan TMMD.

“Saya berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Apa yang telah dibangun bersama hendaknya dipelihara dan dirawat dengan baik agar memiliki masa pakai yang panjang,” ujar Pangdam dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Pangdam juga meminta agar seluruh komandan satuan tugas TMMD melakukan evaluasi menyeluruh. Hal ini bertujuan untuk menyempurnakan pelaksanaan program serupa di masa mendatang.

100 Persen Tuntas, Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat Jadi Sasaran

Berdasarkan laporan Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0721/Blora, Kapten Inf Maningsun, seluruh target sasaran TMMD yang berlangsung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 berhasil mencapai angka 100 persen.

Adapun rincian sasaran fisik yang berhasil diselesaikan meliputi:

· Pembangunan jalan makadam sepanjang 957 meter.
· Pembangunan talud (saluran penahan tebing) sepanjang 123 meter di sisi kanan dan kiri jalan.
· Rehabilitasi dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga bernama Sunti dan Slamet Riyadi.

Tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, TMMD Sengkuyung Tahap III juga menggelar berbagai kegiatan nonfisik. Program ini mencakup penyuluhan, sosialisasi, serta pelatihan pemberdayaan masyarakat yang berkolaborasi dengan dinas dan instansi terkait di Kabupaten Blora.

Sinergi TNI dan Masyarakat untuk Ketahanan Nasional

Usai upacara penutupan, rombongan Forkopimda bersama jajaran TNI-Polri dan masyarakat setempat melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan. Pemotongan pita di jalan makadam yang baru selesai dibangun menjadi simbol peresmian infrastruktur baru di Desa Gembyungan.

Program TMMD Sengkuyung ini dinilai sebagai wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan daerah serta memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat dari tingkat desa. Kehadiran berbagai unsur Forkopimcam Randublatung, kepala desa, hingga masyarakat setempat menunjukkan soliditas dan sinergi yang tinggi antara aparat keamanan, pemerintah, dan rakyat dalam membangun negeri. (YS)

Pos terkait

Yuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *