RADARBLORA.COM,- Masyarakat Desa Candi dan Desa Gondoriyo, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, kini merasakan langsung manfaat dari kehadiran Jembatan Perintis Garuda Merah Putih. Infrastruktur yang dibangun oleh TNI AD ini menjadi akses penting yang memudahkan mobilitas warga dan mendukung aktivitas anak-anak sekolah di dua desa.
Kehadiran jembatan ini menjawab keterbatasan akses masyarakat antardesa yang selama ini kerap terkendala, terutama saat cuaca buruk. Dengan adanya jembatan, warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan lancar.
“Sebelum ada jembatan, akses kami sangat terbatas. Sekarang, semua jadi lebih mudah, anak-anak sekolah juga tidak perlu lagi menempuh jalur jauh,” ujar salah satu warga setempat.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih merupakan bagian dari program TNI AD sebagai wujud nyata dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto dalam membuka dan meningkatkan akses konektivitas masyarakat di wilayah yang membutuhkan.
Presiden Prabowo sendiri dalam berbagai kesempatan menegaskan pentingnya konektivitas desa. Pemerintah menargetkan pembangunan lebih dari 5.000 jembatan desa hingga akhir 2026, dan telah menyelesaikan 2.500 jembatan yang dibangun TNI serta 874 jembatan oleh Polri sepanjang tahun ini.
“Tidak boleh lagi ada anak-anak kita yang harus bertarung nyawa hanya untuk menyeberang sungai untuk ke sekolah, karena tidak ada jembatan,” tegas Presiden Prabowo dalam pidato Sidang Tahunan MPR.
Pembangunan jembatan yang melibatkan gotong royong TNI dan warga ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat desa.
Lebih dari sekadar infrastruktur, Jembatan Perintis Garuda Merah Putih telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari warga Desa Candi dan Gondoriyo, membuka akses pendidikan, ekonomi, serta mempererat hubungan antarmasyarakat. (RB)















