BANTU MASYARAKAT DESA KENTONG TERDAMPAK COVID-19, PULUHAN RELAWAN “BUMI” BAGIKAN SEMBAKO,MASKER DAN HAND SANITIZER

HALOBLORA.COM – Dampak Covid-19 bukan saja dilihat dari sisi kesehatan, tapi juga pada sektor perekonomian utamanya bagi masyarakat menengah ke bawah turut berimbas kuat.

Bacaan Lainnya

Sejumlah relawan yang tergabung dalam wadah Bersama Ukhti Menuju Istiqomah (BUMI) membagikan paket sembako kepada masyarakat desa Kentong kecamatan Cepu kabupaten Blora.

Ega Elyana koordinator aksi mengatakan bahwa dipilihnya desa Kentong karena desa ini merupakan terdampak adanya wabah Covid-19.

“Kami memilih desa Kentong karena merupakan salah satu desa yang melakukan Lock down yang mana akan sangat mengganggu kegiatan masyarakatnya sehari-hari. Otomatis berpengaruh juga di segi perekonomiannya,” ucapnya disela-sela pembagian sembako di balai desa setempat, Minggu (26/04/2020).

Paket sembako yang diberikan kepada masyarakat berupa 100 ayam potong, 100 hand sanitizer dan 200 masker.

“Jangan dilihat isinya, sudah bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Muntahar, kepala desa Kentong mengapresiasi bantuan tersebut.

“Dengan adanya bantuan ini, kami harap masyarakat lebih tenang dan terbantu beban ekonominya. Semenjak ada Orang Dalam Pantauan (ODP) dari desa ini, masyarakat disini terkena imbasnya. Jualan di luar desa juga mengalami penurunan drastis,” kata Muntahar.

Dirinya berharap, setelah warganya yang masuk ODP dari hasil lab swabnya dinyatakan negatif covid-19, dampaknya bisa berkurang, terutama dari segi ekonomi.

“Alhamdulillah, kemarin yang masuk ODP hasil labnya sudah keluar dan hasilnya negatif covid-19. Sedangkan bagi pemudik, kami sediakan tempat karantina di ruang sekolah PAUD. Kalau di rumah sendiri, dikawatirkan tetap melakukan aktivitas seperti biasa,” imbuhnya.

Baca Juga:  Dapat Adipura, Ini Pesan Mustopa Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora

Sebelumnya diberitakan bahwa seorang PDP dari desa Kentong beberapa hari lalu rapid testnya diketahui positif dan diisolasi di RSUD dr. R. Soeprapto Cepu. Kondisinya sekarang sudah membaik dan bisa pulang kembali ke desa setempat. Sedangkan hasil rapid test keluarga dan tetangga pasien diketahui negatif.(RED-HB01)

Pos terkait

Yuk pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *