BUMDes Bina Karya Sejahtera Purworejo, Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program Penggemukan Sapi

Ali Mustopa Ketua BUMDes Bina Karya Sejahtera Desa Purworejo Kecamatan Blora. Foto dok (Y Sunaryo/Radar Blora)

RADARBLORA.COM,– Desa Purworejo, Kecamatan Blora, Jawa Tengah, mengambil terobosan strategis sekaligus membangun kemandirian pangan. BUMDes Bina Karya Sejahtera secara agresif memprioritaskan program penggemukan sapi sebagai tulang punggung perekonomian dan ketahanan pangan desa.

Bacaan Lainnya
Yuk pasang Iklan

Yang membuat langkah ini berbeda adalah komitmen mutlak untuk menjadikannya sebagai program warga, bukan hanya program BUMDes. Ali Mustopa, pimpinan BUMDes, menegaskan bahwa partisipasi masyarakat adalah harga mati.

“Pertanggungjawaban kami nanti adalah kepada rakyat, bukan hanya di atas kertas. Karena itu, suara dan partisipasi mereka adalah yang utama. Ini harus 100% milik warga,” tegas Ali dengan penuh keyakinan dalam sebuah pertemuan Musdes di Aula desa setempat.

Kemudian Ali pun tidak menutup-nutupi tantangan yang dihadapi. Ia mengakui bahwa selama ini program bergantung pada sumber pendanaan terbatas, bahkan dari pribadi, sehingga memerlukan kehati-hatian ekstra dalam pengelolaannya untuk menjamin keberlanjutan.

Yang lebih mengejutkan adalah pengakuan legowo Ali atas kegagalan komunikasi pada fase awal. “Kami menyadari sebelumnya terjadi kesenjangan informasi yang mungkin menimbulkan keraguan. Itu kesalahan kami,” ujarnya secara jujur.

Kedepannya sebagai langkah koreksi dan akselerasi, BUMDes mendatangkan tenaga ahli ternak yang kompeten dan berpengalaman. Langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya konkret untuk membenahi sistem dari hulu ke hilir.

Kembali Ali menyampaikan, dengan kehadiran ahli nanti diharapkan menjadi katalisator, memberikan pendampingan teknis intensif kepada peternak.

“Tujuannya jelas: tidak hanya membuat program berjalan, tetapi juga meningkatkan nilai tambah ekonomi secara signifikan, dari segi kualitas sapi, efisiensi pakan, hingga strategi pemasaran,” pungkasnya

Dengan semangat gotong royong dan transparansi, inisiatif BUMDes Bina Karya Sejahtera ini menjadi contoh konkret dan berani bagaimana membangun ketahanan pangan dari level akar rumput. Keberhasilan model seperti ini di Blora berpotensi menjadi replika bagi desa-desa penghasil ternak lainnya di Indonesia, itu menunjukkan bahwa pembangunan partisipatif adalah kunci kemandirian desa. (YS

Pos terkait

Yuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *