Edy Wuryanto Gencarkan Skrining Massal TBC di Blora: Target Eliminasi 6-12 Bulan!

Anggota DPR RI Edy Wuryanto Kunjungi Cek Kesehatan Gratis di DPC PDIP Blora, Target Eliminasi TBC dalam Setahun (foto dok: Y Sunaryo/Radar Blora)

RADARBLORA.COM,- Anggota Komisi IX DPR RI dari fraksi PDI-P, Edy Wuryanto, memulai langkah agresif percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC) di Blora, Jawa Tengah. Dalam kegiatan cek kesehatan gratis di Kantor DPC PDI-P Blora, Jumat 10 April 2026, Dirinya tak hanya sekadar memeriksa warga, tetapi juga berencana meluncurkan strategi jemput bola yang dinilai radikal: skrining massal langsung ke desa-desa menggunakan mobil rontgen keliling.

Bacaan Lainnya
Yuk pasang IklanYuk pasang Iklan

“Deteksi dini adalah nyawa. Kita tidak bisa lagi menunggu pasien datang ke puskesmas dengan rasa malu atau takut. Stigma itu yang selama ini membunuh mereka diam-diam,” tegas Edy di sela-sela kegiatan yang diikuti ratusan warga di Kecamatan Jepon.

Dengan data Dinas Kesehatan setempat yang mencatat sekitar 2.000 penderita TBC di Blora, Edy tidak main-main. Seluruh pasien dan kontak eratnya—dengan asumsi satu pasien memiliki lima kontak erat—total 10.000 orang akan disapu habis dalam skrining besar-besaran. Pemeriksaan tak dilakukan di fasilitas kesehatan umum, melainkan langsung ke pelosok desa.

“Kami hindari puskesmas agar warga tidak kapok. Rontgen keliling akan datang ke titik-titik yang sudah ditentukan, masing-masing melayani 100 orang. Setelah itu, lanjut Tes Cepat Molekuler (TCM) untuk diagnosis pasti,” paparnya.

Yang lebih mencengangkan, Edy memasang target ambisius: eliminasi TBC di Blora dalam waktu 6 hingga 12 bulan ke depan. Menurutnya, dengan langkah terstruktur dan intervensi penuh dari pemerintah pusat, angka kasus aktif bisa ditekan drastis.

“Kami sudah koordinasi dengan Wakil Menteri Kesehatan. Kunjungan kerja ke Blora dijadwalkan 20–21 April 2026. Ini bukan sekadar seremonial. Ini bagian dari program prioritas Presiden. Blora dan Grobogan jadi daerah percontohan di Jateng,” ujarnya.

Edy juga menegaskan bahwa pengobatan pasien positif akan dipastikan tuntas, dengan durasi bervariasi antara 4 hingga 12 bulan.

“TBC bisa sembuh, asalkan disiplin. Tidak ada alasan lagi untuk tidak memeriksakan diri,” jelasnya.

Ke depan, cek kesehatan gratis akan rutin digelar setiap tanggal 10, disertai kampanye hidup sehat. “Kesehatan adalah investasi utama. Mari kita deteksi sejak dini, karena satu kasus yang tidak tertangani bisa menulari puluhan orang lain,” pungkas Edy. (YS)

Pos terkait

Yuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *