RADARBLORA.COM,-Di tengah tantangan akses jalan desa yang kerap memprihatinkan, jajaran Kodim 0721/Blora kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesulitan masyarakat. Kali ini, mereka bersama warga bahu-membahu membangun Jembatan Garuda yang berada di Dukuh Jati, Desa Jati, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, pada Kamis (2/4/2026).
Jembatan ini bukan sekadar konstruksi kayu dan bambu. Ia adalah urat nadi penghubung yang selama ini dinanti-nantikan oleh para petani, pelaku usaha, dan warga yang setiap hari harus melintasi medan ekstrem.
Babinsa Turun Tangan, Warga Tak Sendirian.
Pembangunan yang melibatkan para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 11/Jati ini menjadi bukti nyata bahwa TNI hadir di tengah kesulitan rakyat. Dengan semangat gotong royong, infrastruktur vital ini dibangun untuk menunjang aktivitas sehari-hari—mulai dari mengangkut hasil panen, mengantar anak sekolah, hingga warga yang hendak berobat.
“Kehadiran kami di sini adalah wujud kepedulian TNI. Akses penghubung antarwilayah ini sangat krusial,” ujar salah satu anggota Babinsa di lokasi pembangunan.
Jembatan Lama: Licin, Rapuh, dan Menakutkan saat Hujan.
Sebelum Jembatan Garuda berdiri kokoh, warga Desa Jati harus berurusan dengan jembatan darurat yang kondisinya memprihatinkan. Koptu Pujiono, yang memimpin langsung kegiatan di lapangan, mengungkapkan bahwa jembatan lama kerap menjadi momok, terutama ketika musim hujan tiba.
“Dulu jembatan ini cukup menyulitkan warga. Tanahnya licin dan struktur jembatan rapuh. Begitu hujan turun, warga pasti was-was kalau mau lewat,” ungkap Koptu Pujiono di sela-sela kesibukannya memaku papan jembatan.
Kini, kekhawatiran itu perlahan lenyap digantikan rasa syukur.
Komitmen TNI AD: Percepatan Pembangunan dari Pusat Hingga Desa
Tak tanggung-tanggung, pembangunan Jembatan Garuda ini adalah bagian dari komitmen besar Pemerintah Pusat melalui TNI Angkatan Darat untuk mempercepat pembangunan di daerah.
Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, melalui Danramil 11/Jati, Kapten Inf Puryanto, menegaskan bahwa sinergi TNI dan rakyat adalah kunci utama mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung.
“Ini bukan sekadar membangun jembatan, ini membangun kebersamaan. Kami berharap Jembatan Garuda bisa melancarkan transportasi dan menggerakkan roda ekonomi warga Desa Jati dan sekitarnya,” tegas Kapten Inf Puryanto.
Dengan semangat gotong royong yang menyala, Jembatan Garuda di Blora menjadi bukti bahwa di tengah keterbatasan, kepedulian dan kebersamaan mampu membangun jalan menuju kemakmuran. (RB)































