KARYA BHAKTI KORAMIL JEPON DAN POLSEK JEPON DENGAN MASYARAKAT DESA TEMPEL DI HARI JUANG KARTIKA 2018

HALOBLORA.COM – TNI Koramil 02/Jepon bersinergi dengan personil Polsek Jepon, Jumat 30 November 2018 turun ke lapangan bersama masyarakat bersih-bersih Masjid Jami’ Darul Salam, di Desa Tempel Lemahbang, Kecamatan Jepon, yang tergenang air akibat hujan deras Kamis (29/11) malam.

Bacaan Lainnya

Sekedar diketahui, lantaran masih dalam taraf renovasi, akibat guyuran hujan deras Kamis malam membuat sebagian ruangan masjid tergenang  air.  Peduli dengan kondisi itu, mengingat masjid tersebut akan  digunakan untuk melaksanakan sholat Jum’at,  personil jajaran Koramil Jepon bersinergi dengan personil Polsek setempat melakukan kerja bhakti, membanu warga masyarakat untuk membersihkannya.

Karya Bhakti  yang dilakukan oleh jajaran Koramil Jepon tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 02/Jepon, Kapten Inf Sukemi.  ”Kebetulan saat ini Koramil kami sedang menggelar sejumlah bhakti sosial dalam rangka Hari Juang Kartika ke-73, melihat kondisi yang mendesak di masjid Darul Salam, saya kerahkan anggota, bersinergi dengan perosnil Polsek memberishkan area masjid yang akan digunakan untuk sholat Jum’at”.

Disela sela kerja bhakti Danramil  Jepon  mengemukakan, pengerahan personil Koramil untuk ikut bersih-bersih sarana ibadah tersebut  sebagai wujud cinta TNI terhadap warga. Peduli dengan situasi lingkungan, ”Dalam segala kondisi  jajaran TNI ingin selalu berada ditengah-tengah masyarakat.  Semua ini untuk menjaga komunikasi dan dan meningkatkan hubungan harmonis antara TNI dengan rakyat,” beber Kapten Inf. Sukemi.

MasjidJami’ Darul Salam direnovasi dan awal pemugaran dilakukan 18 Agustus 2018 lalu. Renovasi masjid saat ini sudah menghabiskan dana sekitar Rp 300 Juta, sementara sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang disusun panitia, renovasi diperkirakan membutuhkan anggaran Rp 1,650 Milliar.

Baca Juga:  JAUHI NARKOBA! TIM KKN UPGRIS Ajak Pemuda Desa Tegorejo Kendal Perangi Narkoba

Menurut Ketua Yayasan yang menangani pembongkaran masjid tersebut, Ustad Nur Faizin, hingga saat ini  kekurangan  anggaran renovasi masih belum ada, dan masih dalam taraf penggalian.

”Yang penting kita niat untuk memugar masjid, harapannya warga dan donatur bisa menyisihkan sebagian dana untuk dapat membantu penyelesaian renovasi masjid Darul Salam,” ungkap Nur Faizin. (

Pos terkait

Yuk pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *