PDAM Tirta Amerta Blora Targetkan Laba Rp1,4 Miliar di 2025, Tingkatkan Ekspansi dan Layanan

RADARBLORA.COM,– Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Amerta Blora menargetkan peningkatan laba bersih menjadi Rp1,4 miliar pada tahun 2025, naik dari capaian tahun sebelumnya sebesar Rp1,29 miliar. Peningkatan target ini didorong oleh proyeksi pertumbuhan bisnis dan ekspansi layanan yang lebih agresif.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama PDAM Tirta Amerta Blora, Yan Riya Purnomo, menyatakan bahwa perusahaan akan fokus pada perluasan jaringan pelanggan dengan menambah 800 sambungan rumah (SR) baru tahun depan. Untuk mendorong pertumbuhan pelanggan, PDAM Blora memberikan insentif berupa penurunan biaya sambungan baru dari Rp1,5 juta menjadi Rp999 ribu selama periode promo 1 Juli–31 Desember 2025.

“Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan penetrasi pasar, memperluas cakupan layanan, sekaligus mendongkrak pendapatan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Yan Riya Purnomo di Blora, Selasa 9 Juli 2025. (Source: antaranews)

Kinerja Keuangan Membaik, Dividen untuk Pemda Blora Meningkat.
Berdasarkan laporan tahunan 2024, PDAM Blora mencatatkan laba bersih Rp1,292 miliar, melonjak dari Rp739 juta pada 2023. Peningkatan ini didukung oleh efisiensi operasional, efektivitas penagihan pelanggan yang mencapai 94% per bulan, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pemilik modal, PDAM Blora mengalokasikan 55% dari laba bersih setelah pajak sebagai dividen untuk Pemerintah Kabupaten Blora. Pada 2023, dividen yang disetor mencapai Rp400 juta (54,13% dari laba), sedangkan tahun 2024 meningkat menjadi Rp700 juta (54,18%).

Pendapatan Operasional Tumbuh, Diapresiasi Auditor. 
Audit Kantor Akuntan Publik (AKAP) mencatat pendapatan operasional PDAM Blora tumbuh dari Rp27 miliar (2023) menjadi Rp28,782 miliar (2024), atau naik Rp1,5 miliar secara tahunan. Pencapaian ini memperkuat posisi keuangan perusahaan untuk terus berinvestasi dalam peningkatan layanan air bersih bagi masyarakat.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan pemilik modal, dewan pengawas, pelanggan, dan seluruh pegawai,” tegas Yan Riya Purnomo.

Dengan strategi ekspansi dan insentif harga sambungan baru, PDAM Tirta Amerta Blora optimis dapat mencapai target laba 2025 sekaligus memperluas akses air bersih di wilayahnya. (RB)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *