RESES DPRD JATENG, SERAP ASPIRASI PARA PKL DI BLORA DAN CEPU

Bacaan Lainnya

HALOBLORA.COM -Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng tahun 2020 telah melaksanakan reses masa sidang III, Tahun 2020 , untuk secara langsung menjaring aspirasi masyarakat.

Anggota DPRD Propinsi sekaligus politisi Partai Nasdem, Prayogo Nugroho,  mengatakan, masa reses merupakan masa penting yang sejatinya secara fungsional sebagai media  silaturahmi dan menampung aspirasi masyarakat.

“Reses ini merupakan kewajiban bagi anggota DPRD. Setiap setahun 3 kali, anggota Dewan turun ke Dapil untuk bertemu masyarakat dan menjaring informasi, untuk kemudian disalurkan,” katanya, ketika melakukan reses pada senin 17 Agustus 2020 Rumah makan Bamboe Sanjaya Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo.

Ia menjabarkan, dari suara-suara masyarakat yang berhasil dihimpun melalui reses tersebut, direkap dan dibuat laporan kemudian dipertanyakan kepada pemerintahan apakah sudah di akomodir, dan akan kami kawal untuk realisasinya.

Terkait agenda reses di Kapupaten Blora ini Prayogo Nugroho yang akrab di panggil Yoyok menggali aspirasi dari para pedagang kaki lima(PKL) dari Taman Seribu Lampu Cepu,Alun-alun Blora,Kridosono dan daerah lainya di Blora.

Lebih lanjut Yoyok menyapaikan ” Saya menginisiasi reses hari ini untuk mengumpulkan paguyuban PKL Blora yang sudah mempunyai pengalaman. Untuk PKL Kridosono baru saya inisiasi untukndi bentuk paguyuban dan coba kami berikan arahan untuk mencari solusi dan mengundang Dinas terkait agar lebih kenal. Aspirasi para PKL akan kami bawa ke Provinsi agar masalah-masalah teknis akan segera ditangani “tuturnya.

Baca Juga:  JAUHI NARKOBA! TIM KKN UPGRIS Ajak Pemuda Desa Tegorejo Kendal Perangi Narkoba

Sementara menurut Sureni perwakilan PKL Alun-alun,Acara seperti ini kami dukung untuk memfasilitasi persoalan dari segi permodalan dan fasilitaslainya”ujarnya

Sementara Edy Sumaryanto perwakilan paguyuban Taman seribu lampu Cepu mengungkapkan” Terimakasih momentum seperti ini memang bagus khususnya Kridosono kan masih baru dan agar segera di legalitaskan paguyuban PKLnya.Dan saat ini kami merasa terpukul dengan dampak Covid-19 karena memaksa kami untuk tidak melakukan aktifitas,sementara kami butuh hidup dari hasil berjualan,kami berharap mas Yoyok Anggota DPRD Jateng  bisa membawa aspirasi kami para pedagang kaki lima ke provinsi khususnya pemerintah pusat kami sangat berharap untuk di bantu agar kami bisa hidup kembali dari permasalahan dan permodalan”Pungkasnya. 

Yang hadir dalam acara tersebut Aditya Candra anggota DPPRD Kabupatem Blora, Siti Rohmah Yuni Astuti anggota DPRD Blora, pejabat DIPRINDAKOP & UMKM Kab. Blora. (RED- HB05)

Pos terkait

Yuk pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *