RUAS JALAN PENGHUBUNG DESA SIDOMULYO-KLOPODUWUR BANJAREJO LONGSOR TERGERUS DERASNYA ARUS AIR SUNGAI

HALOBLORA.COM – Babinsa Desa Sidomulyo,Serka Rubadi beserta perangkat Desa Sidomulyo Ahmad Sofyan dan anggota TAGANA Sukandar mengecek langsung ke lokasi tanah longsor di Dukuh Ngrayung Rt 03 Rw 03 Desa Sidomulyo Kec.Banjarejo,Rabu 06/02/2019.

Bacaan Lainnya

Tanah longsor tersebut sudah memakan ruas jalan sepanjang ± 75 meter dengan kedalaman ± 10 meter dan satu jembatan penghubung antar Dukuh Ngrayung utara dan Dukuh Ngrayung Selatan yang merupakan jalan alternatif untuk anak-anak yang akan berangkat ke Sekolah di SDN 1 Sidomulyo.Selain itu akibat longsor tersebut,4 Kepala Keluarga Dukuh Ngrayung Rt 03 Rw 03,Jasman,Kamdi,Sumarni,Karti juga menjadi korban karena halaman rumahnya ikut tergerus.

Salah satu Warga yang halaman rumahnya ikut tergerus longsor,Sumarni mengatakan,” Longsor ini sudah terjadi sekitar 3 tahunan kami berharap agar Pemerintah Daerah turun tangan untuk memperbaiki supaya longsor tidak makin menggerus ke halaman rumah,karena saat ini dari teras rumah jaraknya tinggal sekitar 1 meteran,apalagi saat ini sudah mulai musim hujan jadinya kami was-was kalau mau tidur di  rumah,” Ujar janda (45) tahun tersebut.

Longsor terjadi karena struktur tanahnya bersifat gembur dan mudah sekali menyerap air,apalagi lokasinya dekat dengan sungai yang arusnya lumayan deras sehingga dengan keadaan tanah tersebut apabila curah hujan tinggi sangat mungkin beresiko untuk longsor susulan karena tanahnya sudah mulai muncul retakan-retakan.

Ruas jalan yang longsor tersebut merupakan jalan penghubung antar Desa,yaitu Desa Sidomulyo dan Desa Klopoduwur.

Pemerintah Desa Sidomulyo sebenarnya sudah membuatkan jalan alternatif,namun yang menjadi kekhawatiran warga sekitar apabila longsor tersebut makin melebar dan menjalar ke pemukiman warga lainnya.

Baca Juga:  Dapat Adipura, Ini Pesan Mustopa Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora

Di sela-sela waktunya,Danramil 03/Banjarejo Kapt.Chb.Sudiyono menghimbau,” Agar warga tidak gelisah dan tentunya harus tetap waspada untuk jaga diri mengantisipasi longsor-longsor susulan dan bersabar sampai Pemerintah Daerah mengambil tindakan untuk memperbaiki,” Imbaunya.(HB-RGL)

Pos terkait

Yuk pasang Iklan Yuk pasang Iklan Yuk pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *