Sempat Cemas di Tengah Ribuan Jemaah yang Tertahan, 44 Jemaah Umroh Asal Blora Akhirnya Tiba di Pelukan Keluarga

RADARBLORA.COM,Suasana haru menyelimuti kedatangan 44 jamaah umroh asal Blora yang tiba di Blok T, Senin malam 2 Februari 2026. Rombongan yang tergabung dalam biro perjalanan umroh dan haji Khadijah Wisata PT Nabila Inti Persada ini akhirnya bisa menghirup udara kampung halaman setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Bacaan Lainnya
Yuk pasang Iklan

Keluarga para jamaah yang sejak sore telah berjejal menanti di lokasi kedatangan langsung berhamburan memeluk sanak saudaranya begitu rombongan tiba. Tangis haru pecah menjadi simbol kebahagiaan setelah 14 hari berpisah menjalankan ibadah di Mekah dan Madinah.

“Ini kebahagiaan yang tidak bisa digambarkan. Selama mereka di sana, kami hanya bisa mendoakan. Sekarang bisa berkumpul lagi, rasanya lengkap sudah,” ujar H. Muhammad Mashuri, Direktur Khadijah Wisata PT Nabila Inti Persada, dengan mata berkaca-kaca menyaksikan momen haru tersebut.

Kepulangan Lancar di Tengah Situasi Tidak Menentu.

H. M. Mashuri mengungkapkan rasa syukurnya atas kepulangan 44 jamaah asal Blora ini. Ia menjelaskan bahwa rombongan tiba tepat waktu dan seluruh jamaah dalam keadaan sehat walafiat.

“Alhamdulillah, rombongan kita dari Blora ini datang tepat waktu dan selamat. Semoga ibadah umrohnya mabrur dan amal jariyah menjadi berkah untuk keluarga di rumah,” ujar Mashuri.

Namun, di balik kegembiraan kepulangan jamaah Blora ini, situasi berbeda dialami ribuan jemaah asal Indonesia lainnya yang masih harus tertahan di Arab Saudi.

Ribuan Jemaah Masih Tertahan Akibat Konflik dan Delay Penerbangan.

H.M. Mashuri turut menyampaikan kondisi terkini ribuan jemaah asal Indonesia yang masih berada di Tanah Suci. Ia menjelaskan bahwa terjadi penundaan kepulangan sejumlah jemaah akibat delay (keterlambatan) jadwal penerbangan dari Arab Saudi.

Dampak konflik yang melibatkan Amerika, Israel, dan Iran turut mempengaruhi jadwal penerbangan, terutama bagi jamaah yang menggunakan jalur transit di kawasan Timur Tengah.

“Khusus jalur yang transit di area Timur Tengah mengalami kendala. Alhamdulillah kalau langsung terbang dari Indonesia ke Jeddah atau Madinah, penerbangan masih aman,” jelas Mashuri.

Ia merinci bahwa saat ini ribuan jamaah dari berbagai daerah di Indonesia masih berada di Mekah dan Madinah. Secara keseluruhan, PT Nabila Inti Persada sendiri masih memiliki 232 jamaah yang belum bisa berangkat ke Tanah Suci Mekah. Mereka berasal dari beberapa daerah, seperti Malang, Banyuwangi, dan Mojokerto. Saat ini, para jamaah masih menunggu kepastian jadwal penerbangan.

“Kami dari pihak penyelenggara terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Haji dan Umroh. Kebijakan dari pemerintah dan otoritas penerbangan setempat terus kami ikuti untuk memastikan semua jamaah bisa pergi umroh dan haji dengan selamat,” tambahnya.

58.000 Jamaah Terdampak.

H. M. Mashuri juga menyebutkan bahwa total jamaah yang terdampak keterlambatan di seluruh Indonesia diperkirakan mencapai 58.000 orang yang masih berada di Mekah maupun Madinah. Meski terkendala waktu kepulangan, para jamaah dikabarkan dalam kondisi baik dan tetap menjalani aktivitas ibadah di Tanah Suci sambil menunggu jadwal penerbangan berikutnya.

Perlu diketahui, Kepulangan 44 jamaah asal Blora ini menjadi kabar gembira di tengah situasi yang masih belum pasti bagi ribuan jamaah lainnya yang masih menanti giliran terbang pulang ke tanah air. (YS)

Pos terkait

Yuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *