RADARBLORA.COM,– Puluhan calon jamaah umroh menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti rangkaian manasik (simulasi ibadah umroh) yang digelar pada Minggu, 25 Januari 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh biro perjalanan Khadijah Wisata PT Nabila Inti Persada ini bertempat di Masjid Baitul Ghofur, Desa Tamanrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, dengan tujuan membekali jamaah secara komprehensif.
Manasik yang dilaksanakan dengan cermat tersebut mencakup seluruh rangkaian ritual umroh, mulai dari ihram, wukuf di Arafah, lempar jumrah, tawaf, hingga sa’i. Para peserta yang didominasi warga Blora dan sekitarnya tampak khidmat mengikuti setiap arahan dan bimbingan dari pemandu.
Yulianti, perwakilan dari Khadijah Wisata PT Nabila Inti Persada, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah krusial dalam persiapan spiritual dan praktis calon jamaah.
“Alhamdulillah, antusiasme jemaah sangat tinggi. Manasik ini adalah langkah awal yang krusial untuk membangun kesiapan mental, spiritual, dan praktis sebelum berangkat ke Tanah Suci,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yulianti menegaskan komitmen biro perjalanannya dalam memberikan pembinaan dan pendampingan terbaik jauh sebelum hari pemberangkatan
“Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan jamaah tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga secara ilmu dan praktik ibadah,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama Direktur Khadijah Wisata H.M. Mashuri menyampaikan bahwa kegiatan manasik ini mendapat apresiasi positif dari para peserta, terutama bagi kalangan lanjut usia. Mereka menganggap simulasi ini sangat memudahkan dalam memahami tata cara ibadah yang akan dilakukan di Tanah Suci.
“Ini sangat membantu karena jamaah bisa belajar dengan lebih fokus dan nyaman. Harapannya, dengan persiapan matang, ibadah umroh mereka bisa lebih khusyuk dan lancar,” ucapnya.
Dengan diselenggarakannya manasik ini, Mashuri berharapkan para calon jamaah umroh semakin matang dalam persiapan, tidak hanya secara fisik dan administratif, tetapi terutama dalam pemahaman ritual sebagai bagian penting dari ibadah. Persiapan dini dianggap sebagai kunci utama untuk mewujudkan ibadah umroh yang mabrur dan penuh makna.
Kegiatan semacam ini semakin menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya pembekalan ilmu yang memadai, “Sebelum menunaikan rukun Islam kelima, sekaligus menjadi tolak ukur keseriusan
penyelenggara dalam memberikan layanan terbaik kepada jamaah,” pungkas Mashuri. (YS)








