RADARBLORA.COM,- Sinergi antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata. Personel Koramil 11/Jati, Kodim 0721/Blora, bersama warga Desa Jati, Kecamatan Jati, terus menggenjot pembangunan Jembatan Garuda yang melintasi Sungai Dukuh Jati, pada Minggu (5/4/2026).
Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan. Target utamanya adalah menunjang konektivitas dan mobilitas warga yang selama ini terhambat akses sungai.
Sejak pagi, puluhan personel TNI dan warga terlihat bahu-membahu melakukan berbagai pekerjaan berat. Mulai dari pembuatan pondasi di bantaran sungai yang labil, pengangkutan material secara manual, hingga proses pengecoran pondasi jembatan.
Jembatan beton sepanjang 15 meter dan lebar 4 meter ini merupakan Jembatan Garuda pertama di Kecamatan Jati, Kabupaten Blora. Pembangunannya adalah bagian dari program bantuan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang direalisasikan melalui Kementerian Pertahanan RI bersama TNI Angkatan Darat.
Program ini dirancang untuk meningkatkan konektivitas wilayah pedesaan, melancarkan mobilitas warga, serta menyediakan akses yang aman, terutama bagi para pelajar yang setiap hari melintasi sungai.
Akses Vital bagi Pertanian dan Ekonomi.
Babinsa Desa Jati, Koptu Pujiono, menegaskan bahwa percepatan pembangunan jembatan ini sangat krusial. Pasalnya, jembatan tersebut menjadi akses vital bagi warga untuk mendukung aktivitas pertanian dan roda perekonomian masyarakat setempat.
“Tanpa jembatan, warga harus memutar jauh atau menyeberang sungai dengan risiko tinggi. Ini kebutuhan mendesak,” ujar Koptu Pujiono di lokasi proyek.
Meski berjalan cepat, pembangunan jembatan ini tidak lepas dari berbagai kendala lapangan. Kondisi tanah di bantaran sungai yang labil kerap menyebabkan longsoran yang menutup lubang pondasi. Selain itu, keterbatasan sarana transportasi membuat pengangkutan material masih harus dilakukan secara manual oleh TNI dan warga.
Apresiasi Danramil: Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-Rakyat.
Danramil 11/Jati, Kapten Inf Puryanto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat dan personel TNI. Menurutnya, keterlibatan langsung TNI mampu memotong waktu pengerjaan yang biasanya lama jika hanya mengandalkan mekanisme kontrak biasa.
“Jembatan Garuda ini sangat dinantikan masyarakat. Dengan keterlibatan TNI, proses pengerjaan bisa dipercepat. Kami harap pembangunan segera selesai sehingga mampu memperlancar distribusi hasil pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Jati dan sekitarnya,” ujar Kapten Inf Puryanto.
Pembangunan Jembatan Garuda di Blora ini menjadi salah satu contoh keberhasilan program infrastruktur berbasis gotong royong yang kini gencar digalakkan di berbagai daerah. Selain fungsional, jembatan ini juga diharapkan menjadi ikon kebersamaan TNI dan rakyat dalam membangun Indonesia dari desa. (RB)































