PEMERINTAH GELONTORKAN DANA 14,5MILIAR UNTUK PEMBANGUNAN JALAN KAMOLAN-BANJAREJO DENGAN RIGID BETON

Bacaan Lainnya
Yuk pasang Iklan

Dimana menurutnya, jembatan ini nanti akan menjadi jalur baru penghubung Banjarejo-Tunjungan. Pelajar dari Buluroto, Sendangwungu, Sumberagung, Mojowetan dan sekitarnya yang sekolah di SMAN 1 Tunjungan, MAN dan SMK Negeri 1 Blora tidak perlu berputar lewat Kota Blora. Sehingga kepadatan arus lalu lintas di jembatan Kaliwangan akan semakin terurai.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengapresiasi keikutsertaan komunitas Difabel Blora Mustika (DBM) dalam Musrenbang Kecamatan Banjarejo serta melaunching gerakan Koin Difabel sebagai bentuk kepedulian sesama.

“Komunitas Difabel Blora ini luar biasa. Meskipun memiliki keterbatasan secara fisik, namun kemampuannya luar biasa. Telah mengharumkan nama Blora melalui karya batiknya. Pemerintah akan terus memberikan pendampingan untuk difabel di Kabupaten Blora agar terus berkembang,” pungkasnya.

Sementara itu, Ghofur, selaku ketua komunitas DBM mengucapkan terimakasih karena baru kali ini pihaknya diundang untuk ikut Musrenbang di tingkat Kecamatan sehingga bisa menyampaikan apa saja kebutuhan difabel kepada pemerintah.

Turut hadir dalam kesempatan itu, tim dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Blora, perwakilan OPD teknis terkait dan organisasi wanita, yang tidak lain Pengurus PKK dari seluruh Desa se Kecamatan banjarejo.(RED-HB01)

Pos terkait

Yuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *