RADARBLORA.COM,- Memanfaatkan musim kemarau, pembangunan proyek Dam Parit senilai Rp123 juta di Desa Sumberagung, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, dikebut agar rampung sebelum musim penghujan tiba.
Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 di bawah Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian ini merupakan bagian dari program bantuan pemerintah untuk memperkuat infrastruktur pertanian dalam menghadapi perubahan iklim global.
Meski sempat terkendala cuaca panas, pengerjaan proyek yang hampir selesai itu terus diawasi secara ketat. Kualitas pengerjaan menjadi perhatian utama agar hasilnya benar-benar bagus dan bermanfaat jangka panjang.
Sudarno Pelaksana proyek, UPKK POKTAN Sidodadi, menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai target. Pihaknya juga menyatakan akan tetap sigap hingga akhir masa kontrak pada 31 Desember 2026 mendatang.
“Terkait keretakan yang terjadi ini faktor cuaca yang sangat panas, sehingga bangunan mengalami keretakan. Di sisi lain pelaksanaan ini perlu juga perawatan, seperti penyiraman. Namun di sini tau sendiri air juga susah,” ucapnya, Saptu (03/10/2026).
Dirinya berkomitmen akan selalu mengawasi dan menangani apabila ada kerusakan kembali dengan penambalan bangunan Dam Parit tersebut.
“Saya juga berkomitmen, apabila ada keretakan lagi kami akan perbaiki, dan pengerjaan ini sendiri kan sampai akhir Desember. Ini adalah untuk kepentingan bersama khususnya bagi petani desa ini,” jelasnya.
Proyek yang mulai dikerjakan pada Mei 2026 ini memiliki masa kerja tujuh bulan. Harapannya, sebelum musim penghujan datang, seluruh pekerjaan tuntas dengan kualitas terbaik.
Keberadaan Dam Parit ini diyakini menjadi salah satu bukti nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian, khususnya di wilayah Blora, agar lebih tangguh menghadapi tantangan iklim. (RB)
















