ANJLOKNYA HARGA CABAI ASN DINAS PERTANIAN RAMAI-RAMAI BORONG CABAI PETANI LOKAL

Bacaan Lainnya
Yuk pasang Iklan

Jika hal ini berhasil dilakukan, diharapkan harga cabai kembali normal dan para tengkulak tidak seenaknya sendiri menentukan harga komoditas hortikultura. Sehingga petani bisa menikmati hasil panennya dengan baik.

Sukirno dan Fikri, para petani dari Gapoktan Bina Tani Desa Purworejo, Kecamatan Blora, yang mengantarkan cabai merah ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan mengaku senang karena hasil tanamannya bisa terbeli dengan harga tinggi sehingga bisa menikmati keuntungan.

“Kemarin tengkulak hanya memberi harga Rp 9.000,00 per kilogram. Tidak menutup biaya produksi, malah rugi. Alhamdulillah ini dipesan Dinas Pertanian dan dibeli dengan harga Rp 14.000,00 per kilogramnya sehingga sudah mendapatkan keuntungan,” ucap Sukirno.

Pihaknya berharap seluruh kantor yang ada di Kabupaten Blora bisa bersama-sama membantu petani dengan membeli cabai hasil panennya. Harga Rp 14.000,00 hingga Rp 15.000,00 itu menurutnya masih murah dan dibawah harga pasar, namun petani sudah untung.

“Di desa kami ada lahan cabai merah seluas 30 hektar yang semuanya mulai masa panen pertama. Jika semua cabai bisa dibeli langsung oleh para ASN di Kabupaten Blora, betapa senangnya para petani,” lanjutnya.

Dirinya menuturkan jenis cabai merah yang ditanam adalah varietas Lado dan Kiyo. Kualitasnya bagus dan berukuran besar. Jika masih ada yang mau beli, Sukirno selaku Ketua Gapoktan Bina Tani bersedia untuk menyediakan cabai merahnya. (RED-HB01)

Pos terkait

Yuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *