Dalang Asli Blora Ki Nuryanto Pentaskan ‘Sesaji Rajasuya’ di Gedung DPRD, Harap Blora Berkah dan Damai

RADARBLORA.COM,Malam puncak kegiatan pagelaran Wayang Kulit yang digelar di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) ini menjadi penutup rangkaian acara selama 3 hari yang diselenggarakan oleh keluarga besar DPRD Kabupaten Blora.

Bacaan Lainnya
Yuk pasang Iklan

Ketua DPRD Kabupaten Blora, H. Mustopa, S.Pd.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa pagelaran wayang kulit ini disediakan secara cuma-cuma atau gratis agar dapat dinikmati oleh seluruh warga Blora.

“Kami menyediakan acara ini secara gratis, agar seluruh masyarakat dapat menikmati budaya kita bersama,” ujarnya di hadapan Bupati Blora, jajaran Forkopimda, para anggota DPRD, serta warga masyarakat yang hadir.

Rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak tanggal 2 Juli 2026 ini diawali dengan pembacaan Manaqiban pada malam pertama, dilanjutkan dengan acara Khataman Al-Qur’an pada pagi hari tanggal 3 Juli, dan acara Ruwatan bagi anggota DPRD serta jajaran Sekretariat DPRD pada siang hari tanggal 4 Juli. Puncak acara pada malam ini adalah Pagelaran Wayang Kulit dengan lakon “Sesaji Rajasuya” yang dibawakan oleh dalang kondang asli Blora, Ki Nuryanto.

Mengusung tema “Manunggaling Rasa, Sukra Mulya”, acara ini mengandung makna luhur untuk menyatukan rasa, tekad, dan niat baik di bulan Suro atau Muharram ini. Ketua DPRD Blora Mustopa berharap melalui tema ini, seluruh elemen masyarakat dapat mempersatukan pendapat dan niat suci untuk membawa Kabupaten Blora menjadi lebih baik, damai, tenteram, dan sejahtera.

Lakon “Sesaji Rajasuya” yang dipilih menggambarkan bagaimana sebuah negeri dapat mencapai kejayaan ketika para pemimpin dan rakyatnya mampu bersatu serta bergotong royong.

“Semoga melalui rangkaian doa dan pagelaran budaya ini, Kabupaten Blora senantiasa diberkahi dan dijauhkan dari segala marabahaya,” harapnya.

Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Bupati Blora, Wakil Bupati Blora, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Blora. Ketua DPRD juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam tata cara acara, penyambutan, ataupun tempat pelaksanaan terdapat kekurangan.

Dengan berakhirnya rangkaian acara ini, diharapkan semangat kebersamaan dan gotong royong yang terjalin selama kegiatan dapat terus dipelihara demi kemajuan Kabupaten Blora ke depan. (RB)

Pos terkait

Yuk pasang IklanYuk pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *