RADARBLORA.COM,– Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Blora menggelar sosialisasi bersama operator desa terkait percepatan reaktivasi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang berstatus nonaktif, Selasa (21/7/2026).
Sekretaris Dinsos P3A Blora, Lucius Kristiawan, ST, M.Si, mewakili Dinas Sosial P3A, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan dalam menertibkan data kepesertaan PBI. Sebelumnya, sekitar 11 juta peserta PBI JKN dinonaktifkan secara nasional pada Februari 2026 karena tidak sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSEN).
“Ada beberapa hal peserta yang dinonaktifkan, kemudian proses dilakukan di data lapangan. Hari ini kami bersama operator desa berupaya agar proses input data tetap berjalan,” ujar Lucius.
TARGET REAKTIVASI 37 RIBU PESERTA.
Dari total peserta nonaktif di Kabupaten Blora, Lucius menyebutkan angka reaktivasi ditargetkan mencapai sekitar 37 ribu orang. “Kalau kita hitung sesuai dengan kuota Blora, masih bisa lah. Jadi kita upayakan,” tegasnya.
Pemerintah pusat sendiri telah menyiapkan anggaran tambahan Rp20 triliun untuk memperkuat keberlanjutan Program JKN serta memastikan kesehatan keuangan BPJS Kesehatan. Reaktivasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah merespons penonaktifan massal yang terjadi awal tahun.
JEMPUT BOLA KE DESA MULAI AGUSTUS.
Lucius menegaskan, mulai Agustus 2026 pihaknya akan menjemput bola ke desa-desa prioritas untuk mempermudah masyarakat yang ingin mengaktifkan kembali kepesertaannya.
“Syarat ketentuannya banyak. Bagi masyarakat yang dulu menerima PBI kemudian nonaktif, silakan bertemu dengan operator desa bersama PKH dan teman-teman pendamping. Mereka akan melakukan verifikasi ulang di lapangan,” jelasnya.
Masyarakat tidak perlu datang ke kantor Dinsos P3A. Cukup datang ke desa menemui operator desa , TKSK dan PKH stempat yang telah menyediakan fasilitas pendataan.
“Kita berusaha mendekatkan pelayanan agar lebih cepat,” pungkas Lucius.
Seperti diketahui, hingga April 2026, secara nasional sebanyak 2,15 juta orang dari 11 juta peserta PBI yang sempat dinonaktifkan telah melakukan reaktivasi. Pemerintah juga terus melakukan pemutakhiran data PBI setiap bulan agar program tepat sasaran. (YS)








