KETUA DPRD BLORA AJAK MASYARAKAT BATASI AKTIFITAS RAMADHAN DENGAN BERIBADAH DIRUMAH

Bacaan Lainnya
Yuk pasang Iklan

Sementara itu, Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora, dr. Nugroho Adiwarso, Sp.OG menyampaikan bahwa hingga hari ini rumah sakit yang dipimpinnya kondusif dan sedang merawat 5 orang, yakni 3 PDP dari tenaga medis dan 2 OPD dari masyarakat umum.

“Kondisinya semakin membaik. Kami minta masyarakat kerjasamanya untuk jujur kepada tim medis, agar bisa memberikan pelayanan sesuai dengan kondisinya masing-masing. Kalau tidak perlu, jangan ke rumah sakit seperti menjenguk dll. Tetap semangat untuk seluruh tenaga medis,” ucap dr. Nugroho Adiwarso, Sp.OG.

Adapun Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Ir. Reni Miharti M.Agr.Bus, menyampaikan bahwa dalam menghadapi pandemi Covid-19 seperti ini, ketahanan pangan di suatu daerah harus diperhatikan agar bisa mencukupi tingkat konsumsi.

“Dari 11 bahan pangan utama yang kami pantau. Untuk beras, jagung, cabai merah dan daging sapi, masih surplus. Sedangkan untuk bawang merah, bawang putih, cabai rawit, daging ayam, telus, gula pasir dan minyak goreng saat ini masih kurang. Kekurangannya akan kita datangkan dari daerah lain agar selama Ramadhan ini bisa tercukupi dan aman,” terang Ir. Reni Miharti, M.Agr.Bus.

Khusus untuk gula pasir, menurutnya sejak tanggal 16 April 2020 kemarin Pabrik Gula PT GMM Todanansudah memulai giling sehingga dalam waktu dekat kebutuhan gula pasir akan segera tercukupi.

“Dalam penanganan Covid-19, dinas kami merencanakan pengadaan cadangan pangan berupa beras, minyak goreng dan gula pasir, sebanyak 6000 paket untuk warga masyarakat atau petani yang terdampak pandemi ini di desa rawan pangan,” sambungnya.

Selain itu, pihaknya juga akan bekerjasama dengan Toko Tani Indonesia (TTI) untuk melaksanakan bakti sosial dengan membagikan paket sembako sebanyak 250 paket yang akan dibagikan kepada masyarakat kurang mampu sekitar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

“Kami juga mengajak agar masyarakat bisa meningkatkan tingkat konsumsi sayur, umbi-umbian, buah dan protein hewani, kemudian mengurangi konsumsi beras dalam rangka penganekaragaman konsumsi pangan dan menjaga derajat kesehatan masyarakat. Semoga kita semua selalu sehat dan terhindar dari Covid-19,” pungkasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan 1000 lembar masker kain dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Komisariat RSUD Blora kepada Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk dibagikan kepada masyarakat. (RED-HB01)

Pos terkait

Yuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *