RADARBLORA.COM,– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akhirnya bergerak cepat menangani Ruas Jalan Randublatung-Cepu yang selama bertahun-tahun dalam kondisi rusak parah. Setelah viral aksi warga menggrosok jalan dengan pisang dan spanduk protes, Pemprov Jateng menggelontorkan anggaran fantastis lebih dari Rp30 miliar untuk membangun jalan beton rigid yang ditargetkan mulai dikerjakan akhir Juli 2026.
Kepastian itu diumumkan langsung Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, saat meninjau lokasi jalan rusak, Selasa (9/6/2026).
Henggar menegaskan, anggaran awal hanya Rp5,276 miliar dinilai tidak memadai. Pemprov pun merevisi lewat Peraturan Kepala Daerah (Perkada) dengan menambahkan Rp28,7 miliar. Total anggaran membengkak menjadi lebih dari Rp30 miliar hanya untuk satu ruas jalan tersebut.
“Yang pertama alokasi kami Rp5,276 miliar, kemudian ditambah lagi lewat Perkada Rp28,7 miliar. Jadi total untuk ruas ini saja sudah lebih dari Rp30 miliar,” tegas Henggar.
Mulai Cor Beton Akhir Juli.
Terkait jadwal pengerjaan, Henggar memastikan proses tender untuk paket awal Rp5,276 miliar sudah berjalan. Sementara untuk paket tambahan, saat ini masih dalam tahap finalisasi desain.
“Kurang lebih akhir Juli lah. Karena saat ini kami siapkan desain tambahan. Yang untuk ruas Rp5,276 miliar sudah tender,” jelasnya.
Pemprov Jateng memilih konstruksi beton rigid (perkerasan kaku) dibanding aspal biasa. Alasannya tegas: jalan ini setiap hari dilalui kendaraan bertonase besar. Beton dinilai lebih tahan lama dan tidak mudah rusak.
“Konstruksi ini akan kami lakukan dengan rigid, perkerasan beton. Bu Wakil Bupati juga sudah tegas minta beton. Nah ini yang akan kami realisasikan tahun ini,” kata Henggar.
Target Tuntas 2026.
Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, menyambut baik komitmen tersebut. Ia menegaskan, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, sudah berpesan agar jalan Randublatung-Cepu benar-benar selesai tahun ini.
“Sesuai harapan Pak Gubernur, ini ingin selesai di tahun ini. Jangan keliru, Pak Gubernur sangat berharap. Kami mohon kolaborasi dengan Inpres Jalan Daerah agar harapan terlaksana dengan baik. Terima kasih kepada Pak Gubernur,” ujar Sri Setyorini.
Pemprov juga tengah mengajukan tambahan pendanaan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Jika disetujui, pengerjaan jalan di Blora bakal makin tuntas.
“Insya Allah tuntas. Kami masih mengajukan lagi lewat Inpres Jalan Daerah. Mudah-mudahan terealisasi, ruas-ruas di Blora makin tuntas,” imbuh Henggar.
Bukan Hanya Randublatung-Cepu.
Kabupaten Blora juga mendapat kucuran anggaran untuk ruas jalan lain:
· Kunduran: tambahan Rp14,5 miliar
· Todanan-Ngawen: pelapisan jalan senilai Rp3 miliar
Bahkan, Pemprov Jateng mulai membuka peluang menjadikan jalur Semarang-Blora-Cepu sebagai jalan nasional untuk memperkuat konektivitas dan mengurangi beban pemeliharaan provinsi.
Pemerintah provinsi optimistis dengan konstruksi beton yang kokoh, jalan Randublatung-Cepu akan aman dan tidak mudah rusak lagi di masa depan. (RB)











