Air Mata Kebahagiaan Lansia di Blora: Mimpi Rumah Layak Akhirnya Dijawab Bupati Arief Rohman

Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman salurkan bantuan bedah rumah kepada mbah Samijah di Desa Gagakan Kecamatan Sambong Kabupaten Blora (foto dok: Y. Sunaryo/Radar Blora)

RADARBLORA.COM,- Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman menyerahkan bantuan sosial berupa zakat dari ASN kepada warga yang memiliki kondisi rumah tidak layak huni. Penyerahan bantuan tersebut disaksikan langsung oleh sejumlah pihak, termasuk Ketua Baznas Kabupaten Blora H. Sutaat dan Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kabupaten Blora Yannanta Laga Kusuma.

Bacaan Lainnya
Yuk pasang Iklan

Bupati Arief Rohman mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan respons cepat setelah pihaknya menerima laporan dari media mengenai kondisi rumah warga yang memprihatinkan.

“Hari ini saya dengan Pak Sutaat dari Baznas Kabupaten Blora, Bu Sekcam, Pak Kandes, dan juga Mas Laga dari IPSM. Kita menerima laporan dari teman media, ada masyarakat yang kondisi rumahnya tidak layak,” ujar Bupati Arief, Selasa (15/9/2026)

Bupati menegaskan bahwa bantuan yang diserahkan berasal dari zakat para ASN melalui Baznas. Ia juga meminta agar rumah tersebut segera dibedah atau direnovasi agar layak untuk ditinggali.

“Hari ini kita serahkan bantuan dari Baznas, zakat dari teman-teman ASN. Nanti kita minta rumahnya agar segera dibedah, supaya layak huni,” tambahnya.

Selain bantuan bedah rumah, Bupati juga menyoroti adanya temuan warga yang disabilitas sangat membutuhkan perhatian. Ia meminta Dinas Sosial dan Baznas untuk turut mengawal penanganan kasus tersebut.

“Kita juga menemukan ada disabilitas. Ini nanti kita minta dari Dinas Sosial dan juga Baznas serta lainnya juga mengawal,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Arief juga mengapresiasi peran serta media dan relawan dalam membantu pemerintah menangani persoalan sosial di masyarakat. Ia menyebut IPSM Kabupaten Blora memiliki sekitar 150 relawan yang siap terjun menangani berbagai permasalahan sosial.

“Jadi kita antara pemerintah dengan teman-teman relawan ini, saya minta sama Mas Laga, ada IPSM. Teman-teman media juga, menemukan ada aduan dari masyarakat, bisa kita tangani bersama-sama. Alhamdulillah ini sudah 150 relawan IPSM yang nanti sudah siap terjun untuk menangani persoalan-persoalan sosial yang muncul di masyarakat,” paparnya.

Bupati juga berterima kasih kepada awak media yang telah memberikan informasi sehingga pemerintah dapat bergerak cepat membantu warga. Ia meminta Lurah setempat untuk segera mengawal proses bedah rumah dengan melibatkan gotong royong masyarakat.

“Teman-teman media, terima kasih atas infonya sehingga sehari-hari ini kita bisa bantu. Dan Pak Lurah, tolong segera dikawal ya, gotong royong dengan masyarakat, supaya rumah yang tidak layak ini bisa segera dibedah biar layak untuk ditinggali,” pungkasnya.

Kolaborasi IPSM, LAZISMU, DAN DINSOS. 

Ketua IPSM Kabupaten Blora Yannanta Laga Kusuma menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara IPSM, Lazismu, Dinas Sosial, dan para donatur yang telah membantu terlaksananya kegiatan sosial tersebut.

“Terima kasih Lazismu, Dinsos, dan para donatur yang telah mensupport kegiatan ini untuk membantu sesama yang membutuhkan,” terang Laga.

SYARAT PENERIMA BANTUAN ZAKAT.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Blora H. Sutaat menjelaskan bahwa terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon penerima bantuan bedah rumah. Salah satunya adalah kepemilikan sertifikat tanah.

“Untuk persyaratannya tanahnya harus punya sertifikat, karena kami khawatir setelah kita bangun nanti ada masalah di belakangnya. Masalah ini kan sudah di tempat tanahnya,” jelas Sutaat.

Ia menegaskan bahwa seluruh prosedur harus sesuai dengan ketentuan syariah dan regulasi yang berlaku. Penerima bantuan zakat harus termasuk dalam kategori asna yang berhak menerima zakat.

“Pokoknya sesuai dengan prosedur, aman syar’i, aman regulasi. Yang masuk asna penerima zakat itu, regulasinya ada permohonan dari kelurahan atau desa, surat keterangan tidak mampu, kartu keluarga, KTP, dan cek kondisi rumah,” tandasnya.

Bantuan bedah rumah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga kurang mampu di Kabupaten Blora, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, relawan, dan masyarakat dalam menangani persoalan sosial. (YS)

Pos terkait

Yuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *