RADARBLORA.COM,- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soetijono Blora resmi menjalani survei akreditasi dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP) di aula rumah sakit setempat, Selasa 6 Oktober 2026. Proses evaluasi independen ini menjadi penentu mutu layanan kesehatan di Kabupaten Blora dan tidak sekadar formalitas meraih predikat.
Survei akreditasi tersebut dihadiri langsung Bupati Blora H. Dr. Arief Rohman, Kepala Dinas Kesehatan Edy Widayat, serta Direktur RSUD dr. R. Soetijono dr. Puji Basuki.
Dalam sambutannya, Bupati Blora Arief Rohman menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar agenda formalitas untuk mengejar predikat. Menurutnya, ini adalah ajang evaluasi menyeluruh terhadap mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
“Akreditasi adalah momentum introspeksi dan pembenahan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Ini bukan titik akhir, tapi starting point untuk perbaikan berkelanjutan,” tegas Bupati Arief.
Ia mengingatkan, meski RSUD dr. R. Soetijono telah meraih predikat Akreditasi Paripurna pada November 2022 lalu, pembenahan tetap harus berjalan tanpa henti. Pada 2026, Pemkab Blora terus melakukan pengembangan mulai dari penambahan dokter spesialis, peningkatan fasilitas rawat inap, hingga modernisasi sarana dan prasarana medis.
Langkah ini dilakukan agar masyarakat Blora tak perlu lagi berobat keluar daerah untuk mendapatkan fasilitas kesehatan yang memadai.
Bupati Arief juga berpesan kepada jajaran manajemen dan tenaga medis agar selalu menempatkan keselamatan pasien sebagai prioritas utama, serta responsif terhadap setiap keluhan warga.
“Bangun budaya kerja yang ramah, disiplin, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Jadikan masukan dan kritik sebagai bahan perbaikan diri,” pesannya.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. R. Soetijono dr. Puji Basuki menyampaikan bahwa pihaknya telah mematangkan persiapan dari segi SDM maupun fasilitas pendukung untuk menghadapi evaluasi ini.
“Semoga melalui proses akreditasi ini, mutu pelayanan rumah sakit dan kepuasan pasien dapat terus meningkat,” pungkas dr. Puji Basuki. (RB)
















