Puncak Harlah ke-20 PPDI Blora, Kadin PMD Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan dan Profesionalitas Perangkat Desa

Kecamatan Blora Juara 1 Lomba Paduan Suara pada Harlah PPDI ke-20 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora Minggu 28/6/2026 (foto dok: Y. Sunaryo/Radar Blora)

RADARBLORA.COM,Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-20 Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Blora digelar pada Minggu 28 Juni 2026, dirangkaikan dengan Lomba Paduan Suara antar-perangkat desa. Sebelumnya, rangkaian peringatan telah diawali dengan Jalan Sehat Bersama yang diikuti ribuan peserta pada 13 Juni lalu.

Bacaan Lainnya
Yuk pasang Iklan

Yayuk Windrati, S.IP. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Blora menegaskan bahwa PPDI merupakan satu-satunya organisasi perangkat desa yang sah dan diakui di Kabupaten Blora. Oleh karena itu, pihaknya mendorong seluruh perangkat desa untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pola pikir, serta pola tindak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami berharap perangkat desa di Kabupaten Blora semakin meningkatkan kualitas SDM, pola pikir, dan pola tindaknya. Dengan begitu, mereka dapat membawa desanya masing-masing menjadi lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.

Yayuk juga menyoroti capaian kesejahteraan perangkat desa di Blora yang dinilainya telah melampaui standar nasional. Menurutnya, pemerintah pusat hanya memberikan standar penghasilan tetap (siltap), sementara Pemkab Blora tahun ini telah mengalokasikan Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar satu kali siltap bagi perangkat desa.

“Insya Allah kesejahteraan PPDI di Kabupaten Blora sudah di atas standar nasional. Di nasional hanya memberikan siltab, sedangkan di Kabupaten Blora tahun ini sudah ada THR 1 kali siltab,” ujarnya.

Lebihkan lanjut Yayuk juga berharap dengan peningkatan kesejahteraan tersebut, perangkat desa semakin kompak, loyal, dan profesional dalam mengabdi kepada desa dan masyarakat.

Sementara itu, Cuk Suwartono Ketua PPDI Kabupaten Blora menjelaskan bahwa lomba paduan suara kali ini diikuti oleh 11 perwakilan Kecamatan. Ia menekankan bahwa lomba tersebut sengaja memberikan ruang bagi perangkat desa perempuan, berbeda dengan tahun sebelumnya yang menggelar lomba olahraga.

“Kami ingin membangun semangat soliditas di PPDI. Lomba paduan suara ini memberikan ruang kepada perangkat desa yang perempuan. Kandungan yang ada di dalamnya menjadi spirit bagi kawan-kawan dalam mengabdikan diri di desa,” jelasnya.

Cuk Suwartono juga menyampaikan bahwa konsolidasi organisasi PPDI di Kabupaten Blora telah berjalan dengan baik, meskipun kondisi masing-masing desa masih variatif. Ia mengapresiasi perhatian pemerintah daerah yang dinilainya lebih baik dibandingkan daerah lain, terutama terkait kesejahteraan perangkat desa.

Lebih lanjut, Cuk Suwartono menyoroti terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Desa yang dinantikan oleh seluruh perangkat desa. Saat ini, Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Desa sedang menggoda aturan turunan dengan melibatkan PPDI untuk menyerap masukan.

“Setelah terbitnya PP 16/2026, sekarang Permendagri sedang digodok, kemarin PPDI sudah mengadakan monas, dipasang oleh Kementerian Desa dan Kemdagri. Kementerian sudah menggodok dan melibatkan PPDI mencari masukan,” pungkas Cuk Suwartono.

Peringatan Harlah ke-20 PPDI ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah dan perangkat desa dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima serta kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Blora. (YS)

Pos terkait

Yuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *