RADARBLORA.COM,– Kodim 0721/Blora bersama masyarakat kembali menunjukkan sinergi nyata dalam pembangunan infrastruktur pedesaan dengan melanjutkan konstruksi Jembatan Aramco di Dusun Sambongwangan, Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Minggu (24/5/2026).
Jembatan yang memiliki panjang 28 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 3,5 meter ini menjadi akses vital yang menghubungkan tiga desa sekaligus: Desa Sambongwangan, Desa Gembyungan, dan Desa Kepoh, Kecamatan Randublatung. Selama ini, warga tiga desa terisolasi saat musim hujan akibat tidak adanya akses yang memadai.
Danramil 09/Randublatung, Kapten Kav Teguh Linarto, menegaskan bahwa pembangunan dilakukan secara gotong royong penuh antara TNI dan rakyat sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan masyarakat.
“Jembatan ini bukan sekadar beton dan besi. Ini adalah nadi baru bagi mobilitas dan ekonomi warga. Kami pastikan pembangunan berlangsung cepat, aman, dan melibatkan langsung masyarakat,” tegas Kapten Teguh di lokasi proyek.
Menurut Danramil, keberadaan Jembatan Aramco akan secara signifikan memperlancar transportasi warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendukung aktivitas harian masyarakat. Total penerima manfaat diproyeksikan mencapai sekitar 1.200 jiwa dari tiga desa.
Selama ini, warga harus memutar hingga beberapa kilometer untuk beraikivitas antar desa. Dengan rampungnya jembatan ini, waktu tempuh antar desa dipangkas drastis, dan akses menuju lahan pertanian, perkebunan, serta pasar menjadi lebih terbuka.
Kodim 0721/Blora berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur berbasis gotong royong sebagai solusi cepat dan tepat guna mengatasi keterisolasian wilayah.
Pembangunan Jembatan Aramco ditargetkan tuntas dalam beberapa pekan ke depan dan akan segera dapat dimanfaatkan penuh oleh masyarakat setempat. (RB)









