RADARBLORA.COM,– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan Kabupaten Blora. Ekabriyanti Reni Oktafia, S.Kom., M.Pd., guru Informatika SMA Negeri 2 Blora, berhasil meraih penghargaan tingkat nasional dalam ajang penulisan buku yang diselenggarakan oleh Penerbit SAKA.
Karya berjudul “Lorong yang Selalu Basah” terpilih sebagai salah satu karya terbaik dalam kompetisi tersebut. Buku ini lahir dari semangat literasi, pengalaman hidup, serta kepedulian terhadap dunia pendidikan yang dituangkan dalam sebuah karya inspiratif.
Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis dalam kegiatan upacara di SMA Negeri 2 Blora sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi sang guru dalam mengembangkan budaya literasi dan menulis di lingkungan pendidikan.
MENULIS SEBAGAI JEJAK PEMIKIR.
Bagi Ekabriyanti Reni Oktafia, menulis bukan sekadar merangkai kata, melainkan meninggalkan jejak pemikiran yang dapat menginspirasi banyak orang.
“Setiap guru memiliki kisah, setiap siswa memiliki mimpi. Ketika kisah dan mimpi itu dituliskan, maka lahirlah karya yang akan dikenang sepanjang masa,” ujarnya, Selasa (14/7/2026).
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi para guru untuk terus berkarya, meneliti, dan menulis sebagai bagian dari pengembangan profesi. Di sisi lain, siswa juga didorong agar berani menuangkan ide, pengalaman, dan kreativitas mereka ke dalam tulisan yang bermanfaat.
Kepala SMA Negeri 2 Blora, Rina Widyaningsih, S.Pd., M.Pd., beserta keluarga besar sekolah memberikan apresiasi atas capaian tersebut dan berharap semakin banyak lahir penulis-penulis hebat dari lingkungan sekolah.
Semangat literasi yang terus tumbuh diharapkan mampu menciptakan generasi yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
PESAN MOTIVASI.
“Guru hebat bukan hanya mengajar di depan kelas, tetapi juga meninggalkan warisan ilmu melalui karya tulis. Menulislah, karena tulisan akan terus mengajar meski penulisnya telah selesai berbicara.”
“Jangan takut menulis. Tuliskan ide, mimpi, dan pengalamanmu. Setiap buku besar berawal dari satu halaman, dan setiap penulis hebat berawal dari keberanian menulis kalimat pertama.”
Dengan raihan ini, Ekabriyanti Reni Oktafia membuktikan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pengajar di kelas, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu menginspirasi melalui karya tulis. (RB)








