Kepala DP4 Blora Tinjau UPTD Perbenihan, Apresiasi Inovasi Irigasi Tetes dan Antusiasme Siswa Magang

Kepala DP4 Kabupaten Blora Ngaliman, S.P., M.MA. dan Kepala UPTD Rus Tiningseh saat melakukan kunjungan kerja (foto dok: Istimewa/Radar Blora)

RADARBLORA.COM,Ngaliman, S.P., M.M.A., Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, melakukan kunjungan kerja ke UPTD Perbenihan Tanaman Pangan dan Hortikultura di Kabupaten Blora, baru-baru ini. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung berbagai inovasi pertanian modern serta kegiatan praktik kerja lapangan (PKL) yang diikuti oleh sejumlah siswa dari SMK Negeri 1 Kunduran.

Bacaan Lainnya
Yuk pasang Iklan

Dalam kunjungan tersebut, Ngaliman atau yang biasa di panggil Alim memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala UPTD, Rus Tiningseh, beserta jajaran atas dedikasi dan semangatnya dalam mengembangkan sektor pertanian di Blora.

Ia juga menyempatkan diri berdialog dengan para siswa magang dari jurusan pertanian SMK Negeri 1 Kunduran, menanyakan kesan dan ilmu yang mereka peroleh selama praktik di UPTD tersebut.

“Alhamdulillah, ini adalah irigasi tetes atau lebih kerennya adalah drip irrigation. Luar biasa. Bagi adik-adik SMK, baik di Kabupaten Blora, wilayah Jawa Tengah, maupun Jawa Timur, bisa praktik di balai benih kami dan menimba ilmu,” ujar Alim, seraya memamerkan teknologi irigasi tetes yang diterapkan di lahan pertanian setempat.

Kepala DP4 Blora juga menekankan pentingnya pengalaman praktik langsung di lapangan yang sangat berbeda dengan teori di bangku sekolah.

Menurut Alim, kolaborasi antara dunia pendidikan dan praktik pertanian ini sangat krusial untuk mencetak generasi petani milenial yang handal dan melek teknologi.

Sementara itu, Kepala UPTD Perbenihan Tanaman Pangan dan Hortikultura, Rus Tiningseh, menjelaskan bahwa pihaknya tengah mengembangkan pertanian sayuran secara organik dengan memanfaatkan sistem irigasi tetes

Berbagai komoditas sayuran seperti terong, cabai rawit, cabai keriting, dan tomat menjadi andalan, di samping pengembangan tanaman obat seperti serai, kencur, jahe, dan kunyit.

“Kami bersama adik-adik dari SMK Negeri 1 Kunduran mengembangkan sayuran berpoliteknik organik. Di sini kita tidak memakai bahan kimia, kita menggunakan pestisida organik dan dirawat setiap hari. Kami juga sudah tidak menyiram manual karena menggunakan sistem tetes yang sekaligus bisa kita beri pupuk agar terkontrol,” pungkas Rus Tiningseh, yang juga menyampaikan kebanggaannya atas ketekunan para siswa magang yang telah mampu membuat media tanam dan menanam sayuran organik.

Kunjungan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Blora melalui DP4 dalam memajukan sektor pertanian daerah, sekaligus menyiapkan regenerasi petani yang unggul dan berdaya saing di masa depan. (RB)

Pos terkait

Yuk pasang IklanYuk pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *