RADARBLORA.COM,- Suasana Minggu pagi di komplek Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora terasa berbeda. Sejak pukul 03.40 WIB, ratusan jamaah dari berbagai kalangan mulai memadati halaman pendopo. Mereka datang dengan satu tujuan: menunaikan sholat subuh berjamaah dalam acara rutinan GASTRA (Gerakan Subuh Sejahtera) yang digelar Pemerintah Kabupaten Blora bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat.
Acara diawali dengan sholat subuh berjamaah yang dipimpin Imam KH. Drs. Hamdan Bakran Adz Dzakiey. Usai sholat, jamaah larut dalam dzikir bersama, lalu dilanjutkan dengan momen paling mengharukan: penyerahan santunan kepada anak-anak yatim dari Baznas Kabupaten Blora.
Tampak hadir Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, perwakilan Forkopimda, Sekda Sunaryo, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua TP PKK Kabupaten Blora, serta ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi. Tidak ketinggalan, berbagai organisasi masyarakat Islam seperti NU, Muhammadiyah, dan LDII turut memeriahkan acara.
“Lewat Gastra, Kita Berbagi untuk Anak Yatim”.
Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman menegaskan bahwa GASTRA bukan sekadar ritual ibadah. Lebih dari itu, acara ini menjadi wadah kegiatan sosial keagamaan untuk membantu sesama, khususnya anak-anak yatim piatu di Kabupaten Blora.
“Lewat Gastra, kita salurkan infaq sedekah umplung ASN yang telah terkumpul di Baznas untuk adik-adik yatim piatu. Setidaknya sejak Gastra mulai bergulir hingga sekarang sudah ada 3.000 anak yatim yang mendapatkan santunan dari Baznas. Dari umplung saja sudah terkumpul sekira Rp 1 miliar khusus untuk santunan yatim piatu yang rutin kita gelar saat Gastra ini,” ucap Bupati Minggu (1/11/2026)
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN dan karyawan-karyawati yang telah aktif menyisihkan rezekinya. “Semoga ini menjadi pembuka jalan rezeki yang lebih baik, yang lebih berkah ke depannya,” sambungnya.
Baznas Blora Kumpulkan ZIS Rp 1,3–1,4 Miliar per Bulan.
Pada kesempatan itu, Bupati juga membeberkan capaian Baznas Blora untuk kegiatan sosial kemasyarakatan dan kebencanaan. Menurutnya, Baznas Kabupaten Blora kini mampu mengumpulkan Zakat Infaq Sedekah (ZIS) sebesar Rp 1,3 miliar hingga Rp 1,4 miliar per bulan.
“Ini capaian yang baik untuk kegiatan sosial, membantu saudara-saudara kita yang sedang kesusahan,” jelasnya.
Bupati pun langsung menginstruksikan respons cepat terhadap musibah yang terjadi belakangan ini. “Seperti saat ini musim hujan telah tiba, musibah angin kencang dan rumah roboh terjadi di beberapa wilayah seperti Cepu, Kedungtuban, dan lain-lain. Kami minta agar Baznas besok bisa turun untuk menyalurkan bantuan. Tolong segera didata agar besok kita bisa turun bersama,” tegasnya.
“Dua Rakaat Fajar Lebih Baik dari Dunia dan Seisinya”
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh jamaah untuk terus merutinkan sholat subuh berjamaah, termasuk sholat fajar dua rakaat sebelum subuh.
“Karena sejatinya ‘Rak’atal fajri khoirun minaddunia wamaa fiiha’, yang artinya dua rakaat shalat fajar sebelum subuh lebih utama dari dunia dan seisinya (HR. Muslim). Shalat sunah dua rakaat yang dilaksanakan sebelum subuh saja pahalanya lebih baik dari dunia seisinya, apalagi subuhnya. Mari terus kita rutinkan dan tingkatkan agar bisa sama-sama meraih keberkahan yang berlimpah,” pungkasnya.
Senang Sekaligus Deg-degan Masuk Pendopo. Pp
Di antara ratusan jamaah, tampak Muhammad Syariat Rozin Bazil Amin, anak yatim asal Desa Brumbung, Kecamatan Jepon. Wajahnya sumringah usai menerima amplop santunan.
“Senang sekali sekaligus deg-degan. Baru kali ini saya masuk Pendopo Kabupaten, langsung menerima amplop. Terima kasih Pak Bupati, saya bersama teman-teman lainnya mengucapkan maturnuwun. Semoga ini dapat bermanfaat untuk mendukung biaya sekolah kami,” ucapnya polos.
Rangkaian kegiatan GASTRA kemudian ditutup dengan maulidoh hasanah yang disampaikan KH. Minardi dari Kecamatan Jepon. Ia menyampaikan materi tentang pentingnya bersyukur dan keutamaan sholat subuh berjamaah bagi kaum muslimin, serta diakhiri dengan doa bersama. (RB)













