PARA BURUH DI BLORA BERHARAP BISA BERSINERGI DENGAN PEMERINTAH

Bacaan Lainnya
Yuk pasang Iklan

Djoko Nugroho menyambut baik Peringatan Hari Buruh Internasional Kabupaten Blora tahun 2019 ini. Dia menyatakan betapa peran buruh sangat vital dalam menggerakkan roda perekonomian di Kabupaten Blora.

“Pengusaha, buruh dan Pemerintah merupakan sebuah ekosistem yang harus dijaga hubungannya,” ujar Djoko Nugroho.

Dalam dialog tersebut, salah seorang buruh, Lastri menanyakan kepada Bupati tentang kenaikan UMK Blora.

“Pak Bupati, UMK Blora naik tidak,” tanya Lasti.

Menjawab pertanyaan tersebut, Djoko Nugroho mengatakan bahwa besaran UMK selalu dievaluasi setiap tahunnya.

“Pemerintah peduli terhadap kesejahteraan para buruh. Tahun ini, UMK Blora sebesar Rp.1.680.000,-. Jumlah ini lebih besar daripada UMK Grobogan, Rembang dan Ngawi,” lanjut Djoko Nugroho.

Mengingat bahwa di Kabupaten Blora jumlah pabrik tidak sebanyak di 3 kabupaten tersebut di atas, Djoko Nugroho menyatakan bahwa besaran UMK Blora dirasa sudah pantas.

“Saya rasa jumlah itu sudah pantas,” ungkap Djoko Nugroho.

Peringatan Hari Buruh Internasional Kabupaten Blora juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda,  Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Kepala Dinperinaker Kabupaten Blora, para pengusaha dan serikat pekerja di Kabupaten Blora. Dalam acara ini juga diadakan jalan sehat dan pengobatan gratis. (RED-HB01)

Pos terkait

Yuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang IklanYuk pasang Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *